kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

JK: IHSG merah karena harga komoditas turun


Kamis, 30 April 2015 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Prospek emiten konsumsi primer diperkirakan membaik jelang akhir tahun ini.. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) angkat bicara soal anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa terakhir. Menurut JK, salah satu penyebab terjadinya kondisi tersebut adalah akibat perekonomian dunia yang tengah melambat.

Hal itu ditandai dengan rendahnya harga komoditas dunia, yang kemudian berdampak pada kinerja perusahaan yang berbasis komoditas. Bahkan, penurunan kinerja tidak hanya terjadi untuk perusahaan yang melantai di bursa, melainkan juga terjadi di perusahaan yang tertutup.

Oleh karenanya, yang bisa dilakukan pemerintah adalah dengan memperbaiki kondisi harga komoditas. "Pemerintah juga akan mempercepat stimulus fiskal, dan realisasi anggarannya," kata JK, Kamis (30/4) di Jakarta.

Realisasi anggaran, bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kinerja industri. Sebab, jika program sudah berjalan maka imbasnya adalah kepada proyek yang melibatkan swasta juga akan ikut bergerak.

Investasi juga menjadi salah satu senjata pemerintah agar kinerja perusahaan-perusahaan dalam negeri lebih menggeliat. Sebab, tidak semua program pemerintah didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×