kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

JK belum pernah ditawari Prabowo untuk jadi wakil


Rabu, 02 April 2014 / 23:11 WIB
ILUSTRASI. Amandel


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), mengaku hingga kini belum ada yang menawarinya untuk jadi wakil presiden untuk pemilihan presiden 9 Juni mendatang.

Kepada wartawan usai acara Dialog Politik Nasional "Menyongsong Perubahan Kekuasaan Pada Pemilu 2014," di kantor PP. Muhamadyah, Menteng, Jakarta Selatan, Rabu (2/4), JK mengatakan bahwa dirinya tidak mempermasalahakn jika harus kembali menjabat sebagai wakil presiden.

"Ini bukan soal jabatan," katanya.

Oleh sejumlah lembaga survei JK dianggap cocok berpasangan dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan sejumlah pihak menduga sudah ada komunikasi antara dua orang itu terkait pemilihan presiden.

"Tidak ada itu," ujarnya singkat.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu hingga kini masih tercatat sebagai salah satu calon Presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bersama pedangdut Rhoma Irama dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

Oleh sejumlah lembaga survei, JK disebut mampu memberikan elektabilitas yang luar biasa, terhadap orang yang didampinginya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan, pembicaraan soal pencapresan dan penentuan pasangan idealnya dilakukan setelah hasil pemilihan legislatif (Pileg) diketahui. Partai pun akan menentukan koalisinya setelah mengetahui perolehan suara. (Nurmulia Rekso Purnomo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×