kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

JK: Aset pramuka jangan jadi lahan komersial


Minggu, 09 November 2014 / 09:50 WIB
JK: Aset pramuka jangan jadi lahan komersial
ILUSTRASI. Ini lo cara mendekorasi ruangan berdinding gelap tetap menarik


Sumber: Surya Online | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan agar aset inventaris Pramuka seperti lapangan terbuka jangan sampai berubah menjadi lahan komersial sehingga tak ada lagi tempat untuk melatih jiwa dan raga, jambore serta berkemah.

"Bagaimana mungkinramuka bisa baik kalau sarana seperti lapangan terbuka tak ada. Makanya aset milik pramuka jangan dijual dijadikan mal, ruko atau hotel," kata Jusuf Kalla saat membuka Rapat Koordinasi Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Se-Indonesia dan Pertemuan Sekretaris Kwarda Tahun 2014 di Jakarta, Sabtu (8/11/2014).

Kalla juga mengritik jika ada pengurus pramuka yang menjual inventaris lahan terbuka yang seharusnya bisa dipergunakan untuk berbagai kegiatan dan latihan pramuka.

Menurut Jusuf Kalla, dengan memiliki lahan atau lapangan terbuka maka generasi muda bisa rutin untuk berlatih pramuka sehingga bisa membentuk jiwa dan raganya.

"Jadi kalau ada ketua Kwarda di daerah yang mendapat hibah lahan terbuka lalu diubah menjadi kebun sawit dan saat ini ditahan, ya wajar saja. Kan memang peruntukannya untuk kegiatan Pramuka," kata Wapres. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×