kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

JK akan wajibkan menteri pakai sepatu Cibaduyut


Kamis, 29 Mei 2014 / 14:20 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/12/2022). IHSG Rabu (4/1) Diramal Menguat Lagi, Simak Rekomendasi Saham. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

BANDUNG. Calon wakil presiden Jusuf Kalla mewajibkan semua menteri untuk mengenakan sepatu buatan Cibaduyut jika Joko Widodo dan dia memenangi Pemilihan Presiden pada 9 Juli mendatang.

Menurut pria yang akrab disapa JK ini, kebijakan tersebut pernah diterapkannya dulu sewaktu masih menjabat sebagai Wakil Presiden SBY. "Ya, sama (mewajibkan). Kan enak, apa masalahnya, enak sekali, ringan," ujar JK saat mengunjungi sentra sepatu kulit Cibaduyut, Kota Bandung, Kamis (29/5/2014). 

Lebih lanjut JK menambahkan, kebijakan tersebut diterapkan agar kecintaan dan konsumsi produk-produk dalam negeri bisa dimulai dari pemimpin. "Kita mulai dari atas. Karena itu, dulu menteri-menteri harus pakai (sepatu lokal). Kalau tidak pakai sepatu dalam negeri keluar dulu," ujarnya. 

JK mengakui, sebelum menjadi langganan toko sepatu JK Collection Cibaduyut, dia kerap kali membeli sepatu luar negeri dengan harga cukup mahal. 

"Kita ingin menggerakkan untuk orang mencintai produksi dalam negeri, konsekuen. Maka dari itu saya selalu menggunakan sepatu Cibaduyut," tuturnya.

"Dulu banyak sepatu saya model-model luar negeri, setelah pakai ini (JK Collection) enggak lagi," sambungnya. 

JK membantah jika toko sepatu tersebut adalah miliknya. Menurut JK, sang pemilik toko sepatu pernah meminta untuk menggunakan namanya saat dikunjungi oleh dia beberapa tahun lalu.

"Hanya pakai nama saja, tidak ada royaltinya. Saya langganan di sini. Semua sepatu saya JK Collection. Kalau belanja Rp 1 juta juga sudah cukup," akunya. (Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×