kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jika Jokowi-JK menang, presiden-wapres satu kantor


Rabu, 11 Juni 2014 / 12:37 WIB
ILUSTRASI. Subsidi Perumahan: Pembangunan proyek properti di Bogor, Senin (19/12/2022).


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kantor presiden dan wakil presiden akan dijadikan satu jika Joko 'Jokowi' Widodo dan Mohammad Jusuf Kalla memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014 mendatang.

"Cita-cita kami memang memperkuat lembaga kepresidenan. Tidak ada kantor wapres, yang ada presiden dan wapres jadi satu," ujar Andi Widjajanto Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-JK saat dihubungi, Rabu (11/6).

Dalam satu kantor tersebut, lanjut Andi, Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan melaksanakan koordinasi secara bersama-sama. Jadi, tak ada pembagian tugas pembangunan, seperti JK hanya mengurus ekonomi, sementara Jokowi hanya mengurus yang lain.

"Tidak ada juga Jokowi urus Indonesia barat, JK urus Indonesia timur. Presiden dan wakil presiden adalah satu kesatuan," lanjut Andi.

Andi yakin, dengan sistem kerja demikian, Jokowi dan JK mampu bekerja lebih cepat. Otomatis, pembangunan juga semakin cepat dan kesejahteraan masyarakat semakin cepat terwujud. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×