kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jelang Lebaran, pemerintah daerah wajib simpan beras di Dolog


Kamis, 25 Agustus 2011 / 16:17 WIB
ILUSTRASI. IHSG dalam sepekan terakhir menguat 4,04%. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.


Reporter: Riendy Astria | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah mewajibakan kepala daerah menyimpan stok beras di dalam gudang Depot Logistik (Dolog). Ini bertujuan mencegah terjadinya spekulasi harga saat Lebaran.

Kementerian Dalam Negeri telah mengirimkan surat kepada seluruh gubernur. Isi surat itu mengharuskan gubernur menyimpan beras. "Saya yakin ini tidak akan mengganggu harga pasar lokal, operasi pasar sendiri kan nantinya diawasi oleh gubernur," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Kamis (25/8).

Gamawan mengatakan, aturan ini berlaku bagi semua daerah tanpa terkecuali. Kendati ada daerah yang kelebihan beras, dia mengatakan harus tetap menyimpanya.

Wakil Ketua Komisi II DPR Abdul Hakam Naja menilai kebijakan tersebut merupakan hal yang wajar untuk mengantisipasi adanya spekulan yang berusaha menimbun beras. Sebab, menurutnya, harga barang-barang pun meningkat sehingga dengan menyimpang di Dolog bisa mengendalikan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×