Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Secara wilayah, Pulau Jawa dan Sumatra masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026. Kedua wilayah ini mendominasi kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, kontribusi terbesar terhadap PDB berasal dari Pulau Jawa dengan porsi 57,24%. Disusul Pulau Sumatra yang menyumbang 22,08%.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, secara spasial ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif di seluruh wilayah pada kuartal I-2026.
Baca Juga: Jemaah Haji Gelombang II Berangkat 7 Mei, Jemaah Wajib Pakai Ihram dari Embarkasi
“Ekonomi triwulan I 2026 tumbuh positif di seluruh wilayah, dan kontribusi Pulau Jawa terhadap PDB adalah sebesar 57,24% diikuti Pulau Sumatra sebesar 22,08%,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).
Meski Jawa dan Sumatra mendominasi struktur ekonomi, laju pertumbuhan tertinggi justru berasal dari wilayah lain. Kawasan Bali dan Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan paling tinggi sebesar 7,93% (yoy), disusul Sulawesi 6,95% (yoy). Adapun Jawa tumbuh 5,79% (yoy), sedikit di atas rata-rata nasional 5,61%.
Sementara itu, Sumatra, Kalimantan, serta Maluku dan Papua tetap mencatatkan pertumbuhan positif, meski berada di kisaran atau sedikit di bawah rata-rata nasional.
Dari sisi sumber pertumbuhan, masing-masing wilayah memiliki karakteristik berbeda. Di Sumatra, pertumbuhan ditopang sektor perdagangan, industri pengolahan, dan pertanian, dengan Sumatra Utara menjadi penyumbang terbesar dengan andil 1,16%.
Di Pulau Jawa, motor pertumbuhan berasal dari industri pengolahan, perdagangan, serta informasi dan komunikasi. DKI Jakarta tercatat menjadi kontributor terbesar dengan andil pertumbuhan mencapai 1,58%.
Baca Juga: BPS: Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Sumbang 82,65% ke PDB Kuartal I 2026
Adapun di Bali dan Nusa Tenggara, sumber pertumbuhan utama berasal dari sektor pertambangan, industri pengolahan, dan pertanian, dengan Nusa Tenggara Barat mencatat andil tertinggi sebesar 4,07%.
Di Kalimantan, pertumbuhan ditopang oleh sektor perdagangan, industri pengolahan, dan konstruksi. Sementara di Sulawesi serta Maluku dan Papua, pertumbuhan didorong oleh industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Maluku Utara menjadi penyumbang terbesar di kawasan timur dengan andil 3,78%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













