kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jangan lupakan fenomena La Nina saat libur panjang


Jumat, 30 Oktober 2020 / 04:56 WIB
Jangan lupakan fenomena La Nina saat libur panjang
ILUSTRASI. Selain macet dan protokol kesehatan, Kemenhub juga meminta masyarakat yang berpergian saat libur panjang waspada terhadap kondisi cuaca. KONTAN/Fransiskus Simbolon/22/07/2016

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat libur panjang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Selain memperhatikan masalah protokol kesehatan dan tetap berhati-hati selama perjalanan di libur panjang saat ini, Kementerin Perhubungan (Kemenhub) juga meminta masyarakat yang berpergian waspada terhadap kondisi cuaca. 

Pasalnya, saat ini sedang terjadi perubahan cuaca ekstrem yang mengakibatkan tingginya curah hujan dan angin kecang, terutama mendekati peralihan ke November. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, masyarakat yang berpergian dengan segala jenis transportasi harus waspada, begitu juga untuk pihak operatornya. 

"Beberapa hari lalu sudah dibicarakan oleh pak Menteri (Budi Karya Sumadi), pihak operator harus mengantisipasi fenomena La Nina yang berimbas pada cuaca ekstrim. Semua sektor, darat, laut, udara, sampai perkeretaapian sudah diminta kewaspadaannya," ucap Budi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/10/2020).

Terkait untuk sektor darat, Budi menjelaskan ada dua konsentrasinya, yakni pada penyeberangan dan juga daerah rawan banjir serta longsor yang kerap terjadi pada beberapa titik di jalan tol. 

Baca Juga: Satgas Covid-19 minta dilakukan evaluasi menyeluruh bagi 54 daerah zona oranye

Untuk penyeberangan, Budi meminta pihak operator melakukan monitoring terkait kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah. Hal tersebut penting dilakukan untuk menghindari tingginya ombak yang dikarenakan faktor alam. Apalagi pada musim liburan saat ini, bisa dipastikan terjadi lonjakan intensitas aktivitas penyeberangan karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan. 

Sementara untuk jalur data, Budi juga mengingatkan operator bus serta masyarakat yang membawa kendaraan pribadi untuk awal pada tingginya curah hujan yang mungkin saja terjadi saat dalam perjalanan.

Baca Juga: Liburan panjang pekan ini mendongkrak okupansi Hotel Santika dan Dafam

"Sudah dikoordinasikan, untuk operator bus kami minta ingatkan ke sopir, kalau terjadi curah hujan tinggi jangan memaksa untuk terus berjalan karena risikonya kecelakaan, demikian juga buat warga yang bawa mobil pribadi," ucap Budi. 

"Kami juga bicara ke pihak terkait mengenai antisipasi bila untuk penanganan longsor dan banjir di jalan tol kalau-kalau ada kejadian. Intinya kita harus waspada dalam hal apapun," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Selain Kemacetan dan Covid-19, Jangan Lupakan Fenomena La Nina"
Penulis : Stanly Ravel
Editor : Agung Kurniawan

 

Selanjutnya: Jumlah pengunjung Taman Impian Jaya Ancol meningkat di masa liburan panjang ini

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×