kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Jadi isu hangat di negara-negara G20, ini plus minus penerbitan mata uang digital


Minggu, 12 Desember 2021 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Uang fiat adalah mata uang yang secara resmi dikeluarkan oleh bank sentral seperti uang fisik kertas dan koin. Jadi isu hangat di negara-negara G20, ini plus minus penerbitan mata uang digital.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Bank sentral juga berpotensi akan susah dalam melihat pergerakannya, apalagi kalau dalam rekening di luar bank sentral sehingga ujungnya pada dampak likuiditas yang ditimbulkan dari adanya CBDC. 

“Ujung-ujungnya, bisa berdampak pada inflasi, karena memungkinkan masyarakat melakukan konsumsi atau investasi dan dilakukan tanpa kita bisa mengukur berapa besar likuiditasnya,” tambah Dody. 

Dari sisi sektor keuangan, terdapat risiko shadow banking atau pinjaman yang tidak tercatat. Ini pun sudah pernah terjadi di China, yang sebagian besar kegiatan transaksi dilakukan secara elektronik atau bank digital. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×