kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Jadi "DKI 1", Ahok tak akan mutasi pejabat


Jumat, 16 Mei 2014 / 20:32 WIB
Jadi
ILUSTRASI. Kartu kredit


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, dia tidak akan memutasi pejabat selama menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI per 1 Juni mendatang. Basuki beralasan, semua keputusan mengenai mutasi harus sesuai dengan keputusan Gubernur DKI Joko Widodo. 

"Ya kalau Pak Jokowi tidak mau mutasi gimana? Ya, tidak ada mutasi. Lagian Pak Jokowi juga cuma dua bulan. Saya Plt-nya juga dua bulan. Kalau tidak ada gugatan (di pilpres), Pak Jokowi cuma dua bulan cutinya," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (16/5). 

Sementara itu, mengenai jabatan sekretaris daerah yang saat ini masih kosong, Basuki berharap dalam beberapa waktu ke depan akan segera diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. 

"Namanya sudah ditentukan oleh Pak Jokowi, sudah tidak bisa diganti lagi. Kan sekarang prosesnya (putusan dari Kemendagri) sudah jalan," ucap pria yang akrab disapa Ahok itu. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dipastikan akan mulai menjalani cuti panjang per 1 Juni 2014, atau seusai penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tujuan cuti tersebut dimaksudkan agar Jokowi lebih fokus menjalani persiapan menghadapi Pemilihan Presiden 2014 yang akan digelar 9 Juli mendatang. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×