kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Jadi "DKI 1", Ahok tak akan mutasi pejabat


Jumat, 16 Mei 2014 / 20:32 WIB
ILUSTRASI. Kartu kredit


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, dia tidak akan memutasi pejabat selama menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI per 1 Juni mendatang. Basuki beralasan, semua keputusan mengenai mutasi harus sesuai dengan keputusan Gubernur DKI Joko Widodo. 

"Ya kalau Pak Jokowi tidak mau mutasi gimana? Ya, tidak ada mutasi. Lagian Pak Jokowi juga cuma dua bulan. Saya Plt-nya juga dua bulan. Kalau tidak ada gugatan (di pilpres), Pak Jokowi cuma dua bulan cutinya," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (16/5). 

Sementara itu, mengenai jabatan sekretaris daerah yang saat ini masih kosong, Basuki berharap dalam beberapa waktu ke depan akan segera diputuskan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. 

"Namanya sudah ditentukan oleh Pak Jokowi, sudah tidak bisa diganti lagi. Kan sekarang prosesnya (putusan dari Kemendagri) sudah jalan," ucap pria yang akrab disapa Ahok itu. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi dipastikan akan mulai menjalani cuti panjang per 1 Juni 2014, atau seusai penetapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tujuan cuti tersebut dimaksudkan agar Jokowi lebih fokus menjalani persiapan menghadapi Pemilihan Presiden 2014 yang akan digelar 9 Juli mendatang. (Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×