kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.738   30,00   0,17%
  • IDX 6.499   -26,74   -0,41%
  • KOMPAS100 848   -1,66   -0,20%
  • LQ45 641   -3,31   -0,51%
  • ISSI 229   0,33   0,15%
  • IDX30 358   -2,02   -0,56%
  • IDXHIDIV20 436   -1,06   -0,24%
  • IDX80 97   -0,30   -0,31%
  • IDXV30 121   0,26   0,21%
  • IDXQ30 113   -0,62   -0,54%

Istana mengaku belum mendapatkan informasi tertangkapnya Umar Patek


Rabu, 30 Maret 2011 / 16:00 WIB
Tren pertumbuhan ekonomi lima tahun terakhir


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Staf khusus Presiden bidang Hubungan International Teuku Faizasyah menegaskan, sampai saat ini, Istana belum mendapatkan kepastian informasi perihal tertangkapnya Umar Patek di Pakistan pada 2 Maret lalu yang menjadi buronan karena diduga terlibat aksi terorisme.

"Saya belum bisa mengkonfirmasi dan belum mendengar, tapi informasi bisa datang dari sumber-sumber terpercaya," katanya di Kantor Kepresidenan, Rabu (30/3).

Menurut Faizasyah, mungkin saja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mendapatkan laporan perihal ini. Dimana biasanya mekanisme pelaporan berkaitan dengan keamanan bisa melalui Kapolri atau Kepala BIN (Badan Intelijen Negara). "Jadi jalur informasi ke presiden banyak caranya, apalagi ini seseorang yang didakwa terlibat aksi terorisme," katanya.

Seperti diketahui, kabar tertangkapnya Umar Patek diungkap oleh Direktur Lembaga Studi Intelijen dan Keamanan Nasional (Siknal) Dynnp Chressbon. Dirinya mengaku menerima informasi tersebut dari sumbernya. Nama Umar Patek disebut-sebut sebagai orang yang terlibat dalam aksi terorisme yang terjadi di Indonesia, seperti bom Bali pada 2002 lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×