kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Istana Kepresidenan susun strategi hadapi perlambatan ekonomi akibat virus corona


Senin, 10 Februari 2020 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan berjalan di kawasan Pura Taman Ayun, Badung, Bali, Jumat (14/12/2018). Wisatawan mancanegara yang datang ke Bali masih didominasi turis Cina yaitu mencapai 23,4 persen dari total wistawan yang berkunjung ke Pulau Dewata.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

"Meningkatkan aktivitas pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran baik pemerintah atau swasta diarahkan ke wilayah yang ketergantungan pertumbuhan ekspornya datang dari sektor wisata," terang Arif.

Baca Juga: Istana: Kontraksi harga komoditas tekan pertumbuhan ekonomi Indonesia

Sejalan dengan itu, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono juga mendorong perluasan pasar. Pasalnya virus korona menyebabkan potensi penurunan ekspor CPO Indonesia ke China. "Pasar luar negeri harus semakin terdiversifikasi," terang Joko.

Ekspor CPO ke China busa mencapai angka 5 juta ton per tahun. Sementara penyerapan CPO dalam negeri pun dinilai sudah cukup untuk memenuhi program biodiesel 30% (B30).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×