kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.692.000   -2.000   -0,12%
  • USD/IDR 16.455   -90,00   -0,55%
  • IDX 6.485   -120,73   -1,83%
  • KOMPAS100 947   -17,38   -1,80%
  • LQ45 731   -16,06   -2,15%
  • ISSI 204   -1,87   -0,91%
  • IDX30 378   -10,17   -2,62%
  • IDXHIDIV20 460   -10,54   -2,24%
  • IDX80 107   -1,84   -1,69%
  • IDXV30 113   -1,14   -1,00%
  • IDXQ30 124   -3,16   -2,48%

Investor Qatar Bakal Bangun 20.000 Unit Apartemen di Kalibata


Kamis, 27 Februari 2025 / 15:44 WIB
Investor Qatar Bakal Bangun 20.000 Unit Apartemen di Kalibata
ILUSTRASI. Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah usai Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, Kamis (6/2).


Reporter: Arif Ferdianto, Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor Qatar akan mulai merealisasikan investasinya dalam mendukung program 3 juta rumah pemerintahan Presiden Prabowo pada April 2025.  Proyek pertama yang akan dibangun berlokasi di Kalibata, Jakarta Selatan. 

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkapkan, lokasi lahan pertama yang akan dikerjasamakan pemerintah dengan investor Qatar itu merupakan lahan bekas perumahan DPR di Kalibata. 

"Kemungkinan yang pertama itu yang sudah siap lahannya dan perizinannya adalah lahan bekas perumahan DPR Kalibata,” ungkap Fahri, Kamis (27/2). 

Dia mengatakan, luas lahan yang dimiliki pemerintah di bekas perumahan DPR itu mencapai 24 hektare (ha). Seluas 20 ha berada dalam satu hamparan. Sementara 4 ha lagi berada di blok luar karena dipisahkan rel kereta.

Di lahan tersebut, kata Fahri, rencananya akan dibangun tower-tower apartemen yang akan merangkum sekitar 20.0000 unit hunian. 

Baca Juga: Hashim Sebut Investor Qatar Mulai Bangun 1 Juta Unit Apartemen April 2025

Apartemen yang akan dikembangkan akan mengarah pada apartemen milik girip seperti proyek Kalibata City. Hanya saja, tidak tertutup kemungkinan juga akan disediakan rumah susun sewa (rusunawa).

Pemerintah saat ini masih melakukan perhitungan untuk penetapan harga jual unit apatemen di proyek tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa harganya pasti akan terjangkau lantaran pengadaan dari sisi lahan sudah dimudahkan pemerintah.  “Harga tanah sudah diintervensi pemerintah. Sekarang kita lagi negosiasi biała kontruksinya agar harga jual bisa semakin affordable,” ucap Fahri.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian dan Pemukiman (PKP) dan investor Qatar telah meneken nota kesepahaman (MoU)  pada 8 Januari 205  lalu  untuk pembangunan 1 juta unit proyek hunian.

Dalam kerja sama itu, pemerintah akan menyiapkan lahan yang dimiliki negara, seperti lahan miliki KAI, Perumnas, lahan milik Kementerian Sekretariat Negara di Kemayoran, dan lahan milik DJKN Kementerian Keuangan di Kalibata Jakarta Selatan, dan lokasi lainnya.

Baca Juga: Dihadapan Prabowo, Investor Qatar Teken MoU Bangun 1 Juta Rumah

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan, Hashim Djojohadikusumo mengatakan nilai investasi yang dibenamkan oleh Qatar untuk 1 juta unit apartemen mencapai US$ 18 miliar hingga US$ 20 miliar atau sekitar Rp 295 triliun hingga Rp 328 triliun (kurs: Rp 16.388). “Nanti akan dibawa lagi dari pemerintah Qatar Untuk 3 juta sampai 5 juta apartemen dan rumah di pedesaan,” kata Hashim

Hashim menambahkan, program tersebut bukan hanya menyasar pada pembangunan dalam bentuk rumah saja melainkan pembangunan apartemen, seperti yang dilakukan oleh investor asal Qatar ini.

Tak hanya itu, Hashim mengungkapkan, pemerintah Abu Dhabi melalui BUMN-nya bernama Mubadala Investment Company, juga bakal membenamkan investasinya untuk pembangunan 1 juta unit apartemen.

“Kawan-kawan perumahan semakin optimis, dana bakal ada, investor banyak, India bersedia Singapura bersedia, Turki saya sudah baru dapat proposal dari Turki. Banyak yang bersedia untuk memberikan modal untuk membiayai.” pungkasnya.

Selanjutnya: Mata Uangnya Anjlok, Pemerintah Iran Salahkan Kripto

Menarik Dibaca: Resep Ayam Ungkep yang Gurih dan Lezat, Stok Menu Buka Puasa dan Sahur Praktis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×