kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Investor Jepang fokus ke infrastruktur Indonesia


Kamis, 20 Maret 2014 / 23:01 WIB
ILUSTRASI. Cara Aman Memilih dan Menggunakan Obat-Obatan dengan Bijak. ANTARA FOTO/Jojon/rwa.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Managing Director of Global Market HSBC Indonesia Ali Setiawan mengatakan pada dasarnya investor asing asal Jepang sangat berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Mereka saat ini lebih fokus menanamkan modal di sektor infrastruktur.

"In general, investor Jepang cukup tertarik. Mereka sangat ingin berinvestasi di infrastruktur. Karena hubungan Jepang dan China sedang kurang baik, mereka lebih melihat ke Asia Tenggara. Pasar terbesar Asia Tenggara, kan Indonesia," kata Ali di Jakarta, Kamis (20/3/2014).

Sebagai buktinya, saat ini beberapa proyek infrastruktur di Indonesia dibiayai agensi Jepang. Keyakinan para investor asal Negeri Sakura itu pun semakin meningkat, lantaran mereka memandang Indonesia sebagai pasar yang menarik.

"Investor Jepang lebih melirik infrastruktur. Alasannya karena mereka melihat tidak bisa berkompetisi dengan Korea kalau di elektronik. Makanya mereka concern di infrastruktur, atau water management," ujar Ali.

Lebih lanjut Ali menjelaskan, para investor asing sangat mengharapkan konsistensi kebijakan pemerintah. Mereka ingin kebijakan tidak mudah berubah, sehingga tidak mengganggu jalannya investasi mereka di Tanah Air.

"Mereka ingin ada konsistensi policy dari pemerintah. Jangan ada kebijakan yang cepat berubah, seperti misalnya kenaikan tarif dasar listrik untuk golongan industri atau masalah upah minimum. Mereka butuh konsistensi dari pemerintah sekarang atau pemerintah yang selanjutnya," ungkap Ali.

Selain konsistensi kebijakan, hal penting yang diharapakan investor asing adalah transparansi dalam implementasi kebijakan. "Mereka juga butuh transparansi. Sehingga, mereka juga lebih confindent untuk berinvestasi di Indonesia," jelas Ali.  (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×