kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.817   -11,00   -0,07%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Investor China bidik industri TI di Indonesia


Rabu, 27 April 2016 / 21:49 WIB
Investor China bidik industri TI di Indonesia


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Selama dua hari, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengunjungi China. Di sana, dia bertemu dengan sejumlah pengusaha, mulai dari industri mebel hingga yang industri elektronik berbasis teknologi informasi.

Kunjungan Franky di negeri Tirai Bambu berlangsung sejak tanggal 25 April hingga 27 April. Dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN disebutkan, dalam pertemuannya hari ini dengan pengusaha setempat, Indonesia dinilai sebagai negara yang potensial menjadi tempat investasi di sektor teknologi informasi.

"Hari ini, kami melakukan one on one meeting," kata Franky, dalam keterangan resmi, Rabu (27/4)

Dalam pertemuannya, ia mengatakan, 80 juta penduduk Indonesia menggunakan internet. Jumlah itu memiliki potensi ekonomi yang baik. Apalagi, jumlah penduduk Indonesia merupakan 42% dari total penduduk ASEAN.

Oleh karenanya, Indonesia merupakan tempat yang tepat bagi perusahaan manapun untuk mengembangkan produk perangkat elektroniknya. Dari data yang dimiliki oleh BKPM, investasi dari China pada kuartal pertama tahun 2016 mencapai US$ 464,6 juta.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×