kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.658   1,00   0,01%
  • IDX 6.686   66,77   1,01%
  • KOMPAS100 877   10,98   1,27%
  • LQ45 666   9,17   1,40%
  • ISSI 233   2,34   1,01%
  • IDX30 372   4,41   1,20%
  • IDXHIDIV20 459   4,13   0,91%
  • IDX80 100   1,30   1,32%
  • IDXV30 127   1,31   1,04%
  • IDXQ30 119   1,06   0,90%

Integrasi tarif tol JORR, BUJT atur pembagian hasil pembayaran jalan tol


Rabu, 26 September 2018 / 17:17 WIB
ILUSTRASI. Tol JORR Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Bekasi


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mengoperasikan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mengatur pembagian hasil pembayaran jalan tol. Pengaturan ini dilakukan lantaran di ruas tol JORR akan dilakukan integrasi tarif tol.

Masalah jangka waktu investasi menjadi tolak ukur dalam pembagian tersebut. "Hitungannya agak lama karena ada yang sudah lama investasi, ada pula yang baru," ujar Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk., Subakti Syukur saat acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Rabu (26/9).

Subakti membantah adanya kenaikan keuntungan dari integrasi tarif halan tol JORR tersebut. Pasalnya masing-masing BUJT pun memiliki kekhawatiran terkait pembagian keuntungan dari pembayaran tol.

Meski begitu emiten berkode saham JSMR ini menargetkan pertumbuhan keuntungan. Ini sejalan dengan perbaikan kualitas akibat adanya integrasi. "Diharapkan makin lancar (jalan tolnya) maka pertumbuhannya akan lebih bagus," terang Subakti.

Asal tahu saja, integrasi tarif jalan tol JORR akan mulai diterapkan mulai 29 September 2018 mendatang. Subekti bilang, pembagian hasil pembayaran tol pun melihat pendapatan sebelumnya sebagai dasar perhitungan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×