kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Inilah 19 sektor industri manufaktur penerima insentif fiskal Rp 8,15 triliun


Jumat, 13 Maret 2020 / 11:54 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020


Reporter: Grace Olivia | Editor: Syamsul Azhar

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan perincian sektor usahanya.

Baca Juga: Sri Mulyani: Pemerintah tanggung pajak karyawan 100% mulai April

Inilah industri yang mendapatkan insentif fiskal PPh pasal 22

  1. Industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia
  2. Industri alat angkutan lainnya.
  3. Industri makanan
  4. Industri logam dasar
  5. Indusri kertas dan barang dari kertas
  6. Industri minuman
  7. Industri farmasi, produk obat kimia, dan obat tradisional
  8. Industri kendaraan bermotor, traile dan semi trailer
  9. Industri karet, barang dari karet, dan plastik
  10. Industri barang galian bukan logam
  11. Industri pakaian jadi
  12. Industri peralatan listrik
  13. Industri tekstil
  14. Industri mesin dan perlengkapan YDTL (yang tidak termasuk dalam lainnya)
  15. Industri barang logam dan mesin dan peralatanya
  16. Industri pencetakan dan reproduksi media rekaman
  17. Industri kulit barang dari kulit dan alas kaki
  18. Industri furnitur
  19. Industri komputer, barang elektronika dan optik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×