Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengungkapkan, DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) yang memuat tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Salah satu dari ketiga nama tersebut akan pengganti Juda Agung, yang mengundurkan diri pada 15 Januari 2026.
Misbakhun menyebutkan, tiga nama yang diusulkan Presiden tersebut adalah Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono dan Solokin M. Juhro.
Asal tahu saja, Thomas kini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Sedangkan Dicky merupakan Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI dan Solikin saat ini menjabat sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia.
“Surpresnya sudah tadi dibicarakan di Badan Musyawarah (Bamus) dan ditugaskan kepada Komisi XI. Besok Komisi XI akan melakukan rapat internal,” ujar Misbakhun saat ditemui di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Baca Juga: Prabowo Ajukan Tiga Nama Calon Deputi Gubernur BI ke DPR, Ada Thomas Djiwandono
Ia menjelaskan, rapat internal Komisi XI DPR akan membahas dan menetapkan jadwal pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap ketiga calon Deputi Gubernur BI tersebut. Pelaksanaan uji kelayakan direncanakan berlangsung dalam pekan ini pada hari kerja.
“Surpres sudah diterima dan Komisi XI ditugaskan untuk melakukan fit and proper test. Tadi saya sudah minta sekretariat Komisi XI untuk menjadwalkan rapat internal guna mengatur jadwalnya,” jelasnya.
Misbakhun menambahkan, pengusulan calon Deputi Gubernur BI merupakan mekanisme yang diajukan oleh Bank Indonesia kepada Presiden, kemudian disampaikan Presiden kepada DPR untuk mendapat persetujuan.
Terkait alasan pengunduran diri Juda Agung, Misbakhun menyebutkan hal tersebut tidak secara rinci tertuang dalam Surpres.
“Alasannya nanti bisa ditanyakan langsung kepada Pak Juda Agung, tidak tertuang dalam Surpres. Pokoknya alasan surat Presiden itu disebutkan pengunduran diri sebagai dasar penggantian,” ujarnya.
Ia menegaskan, kekosongan jabatan Deputi Gubernur BI tidak boleh berlangsung terlalu lama. Namun demikian, Misbakhun menyebut dirinya perlu membaca dokumen resmi Surpres secara lengkap, sebelum melangkah ke tahapan selanjutnya.
Baca Juga: Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI, Begini Penjelasan Istana
"Saya belum pegang suratnya. Ya nanti kan di dalam surat itu ada alasannya. Dokumennya masih di sekretariat BAMUS. Nanti dikirim ke saya, karena saya belum baca tadi," pungkasnya.
Selanjutnya: Bisnis Kartu Kredit Perbankan Kian Legit
Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 20 Januari 2026, Utamakan Kolaborasi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_17122515210200.jpg)
