kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Ini pidato lengkap Nadiem Makarim menyambut Hari Pendidikan Nasional


Sabtu, 02 Mei 2020 / 12:04 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat konferensi pers terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kementerian Keuangan, Jakarta (10/2/2020).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada hari Sabtu 2 Mei 2020 ini.

Dalam perayaan Hardiknas kali ini, untuk menghormati bapak pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena harus dirayakan dalam suasana pandemi virus corona atau covid-19.

Karena itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam pidatonya mengajak seluruh elemen guru dan pendidik, serta orang tua untuk mengambil hikmah dalam situasi saat ini.

Baca Juga: Mengenang Ki Hadjar Dewantara pada momen Hari Pendidikan Nasional

Menurutnya, melalui krisis ini, setiap orang dapat mengetahui bahwa proses pembelajaran bisa diterapkan dimana saja. Orang tua juga mulai menyadari bahwa tidak mudah menjadi guru.

Karena itu, bagi Nadiem, pendidikan itu membutuhkan kolaborasi efektif antara guru, siswa dan orang tua. "Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi.," ujar Nadiem seperti dikutip dari pidatonya, Sabtu (2/5).




TERBARU

[X]
×