kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.748   25,00   0,14%
  • IDX 6.505   3,37   0,05%
  • KOMPAS100 845   -3,25   -0,38%
  • LQ45 640   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,64   0,28%
  • IDX30 357   -1,15   -0,32%
  • IDXHIDIV20 435   -1,56   -0,36%
  • IDX80 96   -0,38   -0,39%
  • IDXV30 121   -0,65   -0,54%
  • IDXQ30 113   -0,25   -0,22%

Ini faktor yang memengaruhi likuiditas perekonomian naik 10% pada Mei 2020


Selasa, 30 Juni 2020 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Ekspansi operasi keuangan pemerintah terlihat dari tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang tumbuh 11,0% yoy atau jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 1,7% yoy.

"Ekspansi tersebut disebabkan oleh peningkatan tagihan sistem moneter kepada pemeirntah pusat berupa surat berharga, baik dalam rupiah maupun valuta asing (valas)," tambah bank sentral.

Baca Juga: DBS prediksi lima investasi teratas yang menarik di kuartal III 2020, apa saja?

Di sisi lain, penyaluran kredit menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Pada April 2020, penyaluran kredit berhasil tumbuh 5,1% yoy. Sementara pada Mei 2020, penyaluran kredit hanya mampu tumbuh 2,4% yoy.

Perlambatan pertumbuhan ini terjadi pada seluruh jenis penggunaan kredit, baik itu kredit modal kerja, investasi, maupun konsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×