kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini faktor yang memengaruhi likuiditas perekonomian naik 10% pada Mei 2020


Selasa, 30 Juni 2020 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Ekspansi operasi keuangan pemerintah terlihat dari tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang tumbuh 11,0% yoy atau jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya yang sebesar 1,7% yoy.

"Ekspansi tersebut disebabkan oleh peningkatan tagihan sistem moneter kepada pemeirntah pusat berupa surat berharga, baik dalam rupiah maupun valuta asing (valas)," tambah bank sentral.

Baca Juga: DBS prediksi lima investasi teratas yang menarik di kuartal III 2020, apa saja?

Di sisi lain, penyaluran kredit menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Pada April 2020, penyaluran kredit berhasil tumbuh 5,1% yoy. Sementara pada Mei 2020, penyaluran kredit hanya mampu tumbuh 2,4% yoy.

Perlambatan pertumbuhan ini terjadi pada seluruh jenis penggunaan kredit, baik itu kredit modal kerja, investasi, maupun konsumsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×