CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ini dia strategi percepatan pemulihan ekonomi di tahun 2021 dari pemerintah


Rabu, 25 November 2020 / 16:55 WIB
ILUSTRASI. Kantor dan gedung menteri keungan Indonesia KONTAN/ Achmad Fauzie


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengungkapkan kalau kebijakan fiskal di tahun 2021 akan fokus pada percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan reformasi. 

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti pun mengungkapkan akan ada 4 hal yang akan dikerjakan oleh pemerintah di tahun anggaran 2021 mendatang. 

Pertama, dengan melanjutkan dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Apalagi, seperti yang kita ketahui, perekonomian Indonesia terpukul akibat Covid-19 di tahun 2019 ini. “Dengan ini, kami akan melanjutkan dan menuntaskan penanganan Covid-19 dan memulihkan ekonomi, serta memperkuat ketahanan domestik,” ujar Prima, Rabu (25/11) via video conference

Baca Juga: Sri Mulyani mendeteksi anomali penerimaan pajak sektor telekomunikasi, ada apa?

Kedua, pemerintah akan memperkokoh reformasi struktural. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan iklim investasi dengan mendorong inovasi dan daya saing. 

Selain itu, pemerintah juga akan fokus untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) dan meningkatkan produktivitas lewat reformasi di bidang pendidikan, vokasi, penelitian, kesehatan, dan perlindungan sosial. 

Ketiga, pemerintah akan melakukan reformasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) baik itu dari sisi penerimaan maupun belanja.  “Intinya, semuanya ini akan didorong agar fokus dalam menjalankan fungsinya. Kami juga mematok target supaya kualitas lebih baik dan lebih terukur realisasinya,” tambahnya. 

Baca Juga: Ruang fiskal bisa tertekan tahun depan akibat bengkaknya beban utang

Keempat, pemerintah juga akan fokus dalam pembangunan nasional. Dalam membangun negara, prioritasnya adalah kesehatan, pendidikan, dan ditambah teknologi komunikasi dan informasi ketahanan pangan, perlindungan sosial, dan pariwisata. 

Selanjutnya: Beban utang pemerintah membengkak di tengah merosotnya penerimaan pajak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×