kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Ini daerah yang mencetak rekor hari tanpa hujan terpanjang


Senin, 30 Desember 2019 / 19:53 WIB
Ini daerah yang mencetak rekor hari tanpa hujan terpanjang
ILUSTRASI. Tiga orang bocah berboncengan sepeda motor melintas di dasar Waduk Saradan yang mengering di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (30/10/2019).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Musim kemarau di Indonesia yang bertambah panjang dan kuat membuat musim hujan datang terlambat tahun ini. Penyebabnya: fenomena kopel atmosfer lautan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, musim kemarau 2019 lebih kering dari musim kemarau 2018 dan acuan normal klimatologis selama 1981-2010.

"Meski begitu, tidak lebih kering dari kondisi musim kemarau tahun 2015, saat terjadi fenomena El Nino kuat pada waktu itu," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers, Senin (30/12).

Baca Juga: BMKG prediksi tak ada kemarau panjang pada 2020

Tingkat kekeringan meteorologis juga tampak dari periode tanpa hujan lebih dari 3 bulan atau 90 hari yang cukup merata terjadi di Nusa Tenggara, Bali, dan sebagian besar Jawa.

Data BMKG menunjukkan, daerah Rumbangaru, Sumba Timur, mencetak rekor hari tanpa hujan terpanjang pada tahun ini, yakni mencapai 259 hari.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×