kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.915
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Ini alasan Jokowi menunda kenaikan harga bensin premium


Rabu, 10 Oktober 2018 / 19:54 WIB

Ini alasan Jokowi menunda kenaikan harga bensin premium
ILUSTRASI. BBM Pertalite di SPBU Pertamina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo memutuskan menunda kebijakan kenaikan harga bensiun premium sore ini. Salah satu Staf Khusus Presiden bidang ekonomi Ahmad Erani Yustika mengatakan sejatinya Presiden Jokowi memiliki pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

"Presiden selalu menghendaki adanya kecermatan di dalam mengambil keputusan, termasuk juga menyerap aspirasi publik," ujarnya dalam pesan singkat, Rabu (10/10).

Apalagi dalam soal BBM, setidaknya terdapat tiga poin yang menjadi pertimbangan Presiden. Pertama, Presiden meminta Kementerian ESDM menghitung secara cermat dinamika harga minyak internasional, termasuk neraca migas secara keseluruhan.

Kedua, Kementerian Keuangan diminta menganalisis kondisi fiskal secara keseluruhan agar tiap kebijakan yang dikeluarkan, termasuk harga BBM, tetap dalam koridor menjaga kesehatan fiskal.

Ketiga, memastikan daya beli masyarakat tetap menjadi prioritas dari setiap kebijakan yang diambil. "Demikian pula fundamental ekonomi tetap dijaga agar ekonomi tetap bugar," tambah Erani.

Sebelumnya dikabarkan, pemerintah akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium pada pukul 18.00 WIB. Tapi kebijakan itu ditunda karena Kementerian ESDM mengaku mendapat arahan dari Presiden Jokowi. Selain itu, Pertamina juga belum siap.


Reporter: Sinar Putri S.Utami
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0609 || diagnostic_web = 0.3275

Close [X]
×