kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Ingin Bekerja di Korea Selatan? Ini Kabar Gembira dari Menaker


Rabu, 12 April 2023 / 04:15 WIB
ILUSTRASI. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, mengatakan Korea Selatan (Korsel) banyak membutuhkan tenaga kerja Indonesia yang terampil. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada kabar baik bagi masyarakat yang ingin bekerja di Korea Selatan. 

Melansir laman infopublik.id, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah, mengatakan Korea Selatan (Korsel) banyak membutuhkan tenaga kerja Indonesia yang terampil.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga terampil tersebut, dibutuhkan pelatihan pelatihan yang dilakukan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP).

Hal tersebut dikatakan Ida Fauziah saat menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan vokasi antara Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Kemnaker dengan Hyundai Heavy Industry (HHI), di Kantor Kemnaker Jakarta, Senin (10/4/2023).

MoU antara Ditjen Binalavotas dan HHI itu merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menaker ke Korea Selatan pada 2022 lalu.

Menaker Ida mengatakan, ruang lingkup dari MoU antara Binalavotas dan HHI ditekankan pada pengembangan pelatihan vokasi dan sertifikasi dalam bidang kejuruan las, listrik, serta pengecatan dengan menggunakan standar HHI yang nantinya dilakukan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP).

Baca Juga: Cegah PHK, Menaker Sarankan Potong Gaji dan Fasilitas Direktur dan Manajer

Ia menuturkan, sebagai implementasi awal dari MoU itu, akan diselenggarakan piloting program pelatihan kejuruan las di BBPVP Serang dengan peserta sebanyak 50 orang.

“Setelah mengikuti pelatihan, diharapkan para lulusan dapat mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil untuk ditempatkan di HHI atau anak perusahaannya di Korea Selatan,”katanya.

Ditambahkan, tenaga kerja terampil pada umumnya telah mengikuti pelatihan sesuai sektor yang mereka minati, dan memiliki sertifikasi dari lembaga yang berwenang.

Dengan keterampilan yang tersertifikasi tersebut ujar Menaker, para tenaga kerja siap dalam mendukung perkembangan usaha perusahaan HHI.

Baca Juga: Belum Genap Setahun Bekerja? Ini Cara Menghitung THR 2023 yang Anda Dapat

"Mereka memiliki sertifikasi secara nasional untuk membuktikan bahwa mereka kompeten dan layak pada suatu pekerjaan tertentu," ucap Ida Fauziyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×