kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Inflasi September rendah karena deflasi pangan


Senin, 02 Oktober 2017 / 12:38 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks harga konsumen (IHK) September 2017 mengalami inflasi 0,13%. Dengan perkembangan tersebut, maka inflasi tahun kalender Januari hingga September 2017 sebesar 2,16% dan inflasi tahunan September sebesar 3,72% year on year (YoY).

Rendahnya inflasi disebabkan deflasi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,53%. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, beberapa bahan makanan mengalami deflasi, seperti bawang merah dengan andil 0,06% serta daging ayam ras dan bawang merah dengan andil masing-masing 0,03%.

Kemudian, telur ayam, cabai rawit, dan bawang putih dengan andil masing-masing 0,02% serta bayam, kangkung, dan semangka dengan andil masing-masing sebesar 0,01%.

Namun, pihaknya juga mencatat adanya sejumlah komoditas yang mengalami inflasi. "Cabai merah perlu dapat perhatian karena andil inflasi 0,03%, beras naik tipis tetapi karena bobotnya besar maka andil inflasi 0,04%, dan ikan segar, pepaya, garam masing-masing andilnya 0,01%," kata  Suhariyanto saat konferensi pers, Senin (2/10).

Sementara itu, kelompok makanan jadi, minuman, dan tembakau mengalami inflasi 0,04% dengan andil 0,01% karena pengaruh kenaikan harga bubur, mie, nasi dan lauk pauk, serta rokok kretek dan rokok kretek filter.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar mengalami inflasi 0,21% karena kenaikan harga besi, beton, dan kontrak sewa rumah. Kelompok sandang juga mengalami inflasi 0,52%, yang didominasi kenaikan harga emas dengan andil 0,02%.

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga juga inflasi 1,03%, karena kenaikan uang kuliah untuk D3 dan S1 dengan andil 0,04% dan uang sekolah SD, SMP, dan SMA dengan andil masing-masing 0,01%.

Sedangkan kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan serta kelompok kesehatan masing-masing mencatat inflasi 0,02% dan 0,16%.

Dengan demikian, berdasarkan komponennya, inflasi inti September tercatat 0,35% dan 3% YoY, inflasi harga yang diatur pemerintah 0,15% dan 9,32% YoY, dan harga yang bergejolak deflasi 0,67% dan inflasi 0,47% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×