kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Inflasi rendah, BI diramal masih tahan suku bunga acuan pada RDG November 2021


Rabu, 17 November 2021 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Inflasi rendah, BI diramal masih tahan suku bunga acuan pada RDG November 2021


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

“Bisa saja inflasi yang terjadi di negara-negara lain merembes dan tertransmisi di tahun depan. Jadi, harus waspada,” tutur David. 

Nah, David pun memperkirakan kondisi suku bunga rendah ini akan bertahan hingga akhir tahun 2021. BI baru akan meningkatkan suku bunga acuannya secara berkala pada paruh kedua tahun depan. 

Namun, bayangannya, BI akan tetap melihat kondisi perekonomian pada tahun depan dan dengan catatan tidak ada pukulan dari gelombang Covid-19 baru yang bisa menekan prospek perekonomian. 

Baca Juga: Bunga BI diprediksi masih tetap, bagaimana proyeksi IHSG sampai akhir tahun?

Senada, ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memperkirakan BI akan menahan suku bunga acuan di level 3,5% pada bulan ini. 

Otoritas masih fokus menyokong pemulihan ekonomi, setelah pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah, sembari tetap menjaga stabilitas di tengah normalisasi kebijakan dunia. 

Faisal pun memperkirakan, BI akan menahan suku bunga acuan di level terendahnya hingga akhir tahun 2021 ini. 

Selanjutnya: Neraca dagang RI diprediksi surplus, rupiah berpeluang menguat hari ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×