kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Inflasi Januari 2016, terendah sejak 2010-2014


Senin, 01 Februari 2016 / 12:14 WIB
Inflasi Januari 2016, terendah sejak 2010-2014


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju inflasi bulanan Januari 2016 sebesar 0,51% dengan inflasi komponen inti sebesar 0,29%.

Secara year on year (YoY) inflasi Januari 2016 tercatat sebesar 4,14%.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, inflasi tersebut menjadi inflasi terendah dibandingkan dengan inflasi Januari tahun-tahun sebelumnya kecuali 2015.

Januari 2015 lalu, BPS mencatat terjadi deflasi (penurunan harga-harga) sebesar 0,24% akibat adanya penurunan harga bahan bakar minyak (BBM).

Namun, jika dibandingkan Januari di tahun 2010 sampai 2014, inflasi di Januari 2016 lalu adalah yang terendah.  "Mudah-mudahan ini awal yang baik," kata Suryamin dalam konferensi pers di kantorya, Senin (1/2).

BPS mencatat, pada Januari 2010 inflasi tercatat sebesar 0,84%. Sementara pada Januari 2011 inflasi tercatat 0,89%.

Kemudian pada Januari 2012 inflasi sebesar 0,76%. Di tahun berikutnya, Januaru 2013 terjadi inflasi sebesar 1,03%, dan di Januari 2014 inflasi sebesar 1,07%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×