kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Indonesia Usung Isu Pemberantasan Perdagangan Manusia di KTT Ke-42 ASEAN


Senin, 08 Mei 2023 / 20:07 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memberikan keterangan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Hotel Meurorah Komodo, Labuan Bajo, NTT, Senin (8/5/2023).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Isu perdagangan manusia akan jadi topik bahasan di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kejahatan perdagangan manusia harus diberantas tuntas dari hulu sampai ke hilir.

Maka pada pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo tahun 2023 ini, Indonesia akan mengusung isu pemberantasan perdagangan manusia untuk dibahas bersama negara-negara anggota ASEAN.

"Saya tegaskan bahwa kejahatan perdagangan manusia harus diberantas tuntas dari hulunya sampai ke hilir. Saya ulangi, harus diberantas tuntas sehingga dalam KTT nanti akan diadopsi dokumen kerja sama penanggulangan perdagangan orang akibat penyalahgunaan teknologi," ujar Jokowi dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (8/5).

Baca Juga: Jokowi; ASEAN Tidak Boleh Menjadi Proksi Bagi Pihak Mana Pun

Menurutnya, urgensi pembahasan soal perdagangan manusia lantaran rakyat ASEAN merupakan korbannya dan sebagian besarnya merupakan warga negara Indonesia (WNI). Mereka umumnya terkena penipuan secara daring.

"Ini penting dan sengaja saya usulkan karena korbannya adalah rakyat ASEAN dan sebagian besar adalah WNI kita," imbuhnya.

Jokowi menerangkan, pemerintah Indonesia baru-baru ini telah menyelamatkan 20 WNI korban perdagangan manusia dari Myanmar. Adapun penyelamatan para WNI tersebut tidak mudah karena lokasinya yang berada di wilayah konflik.

"Juga pada 5 Mei yang lalu otoritas Filipina dan perwakilan negara lainnya, termasuk Indonesia juga telah berhasil menyelamatkan 1.048 orang dari 10 negara dan 143 di antaranya adalah dari Indonesia," imbuh Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Tekankan Pentingnya Pemberantasan TPPO di KTT ASEAN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×