kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Indonesia desak Myanmar hentikan krisis Rohingya


Minggu, 17 September 2017 / 17:38 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Pemerintah mendesak pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan krisis kemanusiaan terhadap masyarakat Rohingya. Presiden Joko Widodo mengatakan, telah mengutus Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi bertemu dengan State Councellor Myanmar, Aung San Suu Kyi, panglima angkatan bersenjata dan sejumlah menteri untuk mendesak penghentian kekerasan tersebut.

Jokowi mengatakan, desakan tersebut merupakan sikap tegas dari pemerintah Indonesia. "Kita memegang teguh amanah konstitusi; kita wajib memelihara ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, atas dasar itulah kami desak, kekerasan segera dihentikan," kata Jokowi, dalam pernyataan, Minggu (17/9).

Etnis Rohingya, Myanmar saat ini tengah teraniaya di negara mereka sendiri. Mereka menjadi korban kekejaman militer Myanmar. Selain desakan agar kekerasan dihentikan, untuk meringankan beban mereka pemerintah sudah mengirimkan bantuan makanan, obat-obatan, selimut dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat Rohingya. Bantuan tersebut sudah dikirimkan dengan empat Pesawat Hercules.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×