kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Indonesia desak Myanmar hentikan krisis Rohingya


Minggu, 17 September 2017 / 17:38 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Pemerintah mendesak pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan krisis kemanusiaan terhadap masyarakat Rohingya. Presiden Joko Widodo mengatakan, telah mengutus Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi bertemu dengan State Councellor Myanmar, Aung San Suu Kyi, panglima angkatan bersenjata dan sejumlah menteri untuk mendesak penghentian kekerasan tersebut.

Jokowi mengatakan, desakan tersebut merupakan sikap tegas dari pemerintah Indonesia. "Kita memegang teguh amanah konstitusi; kita wajib memelihara ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, atas dasar itulah kami desak, kekerasan segera dihentikan," kata Jokowi, dalam pernyataan, Minggu (17/9).

Etnis Rohingya, Myanmar saat ini tengah teraniaya di negara mereka sendiri. Mereka menjadi korban kekejaman militer Myanmar. Selain desakan agar kekerasan dihentikan, untuk meringankan beban mereka pemerintah sudah mengirimkan bantuan makanan, obat-obatan, selimut dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat Rohingya. Bantuan tersebut sudah dikirimkan dengan empat Pesawat Hercules.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×