kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.980   7,00   0,04%
  • IDX 9.005   -129,79   -1,42%
  • KOMPAS100 1.238   -17,04   -1,36%
  • LQ45 873   -11,87   -1,34%
  • ISSI 329   -4,72   -1,41%
  • IDX30 445   -8,78   -1,93%
  • IDXHIDIV20 521   -17,20   -3,20%
  • IDX80 138   -1,95   -1,40%
  • IDXV30 144   -5,08   -3,41%
  • IDXQ30 142   -3,59   -2,47%

Indonesia butuh 15 tahun lagi jadi negara industri


Senin, 18 Agustus 2014 / 21:01 WIB
Indonesia butuh 15 tahun lagi jadi negara industri
ILUSTRASI. Gunakan Kode Promo RedDoorz 2023 Menginap di Bulan Maret, Potongan Hingga Rp 50.000


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Perindustrian memprediksi Indonesia baru bisa menjadi negara industri dalam 15 tahun lagi. "Syarat menjadi negara industri, sektor perindustrian menyumbang 40% dari Produk Domestik Bruto. Saat ini industri baru menyumbang 23%," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Ansari Bukhari usai bertemu dengan pejabat Kementerian Perdagangan, Senin (18/8).

Dia mengatakan, untuk bisa menjadi negara industri kontribusi industri di PDB masih kurang 17%. Untuk mencapai hal tersebut, dengan pertumbuhan industri mencapai 8%-9% per tahun dan pertumbuhan ekonomi 7%, maka setiap tahunnya share industri di PDB bakal tumbuh 1%.

"Itu hanya perhitungan kasar saja. Pertumbuhan 6% per tahun saja untuk tahun ini agak berat," ujar Ansari.

Dia mengatakan, cara Kemenperin untuk mencapai target tersebut sudah bakal di bahas di Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) untuk tahun 2015 - 2035. "Masih terus dibahas, ini garis besar visi pembangunan industri. Diharapkan di 2035 pertumbuhan industri bisa dobel digit," ujar Ansari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×