kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

INDEF: Jangan cepat ubah harga BBM


Minggu, 11 Oktober 2015 / 20:32 WIB
INDEF: Jangan cepat ubah harga BBM


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kebijakan pemerintah yang sering melakukan penyesuaian harga BBM mendapat kritik dari Institute for Development of Economic and Finance (INDEF). Menurut INDEF, yang dibutuhkan oleh masyarakat serta pelaku dunia usaha membutuhkan stabilitas harga BBM dalam jangka waktu panjang.

Enny Sri Hartati, Direktur INDEF mengatakan persoalan utama kebijakan BBM saat ini adalah keputusan pemerintah untuk menyerahkan penentuan harga jual BBM kepada mekanisme pasar. Padahal energi adalah kunci untuk melakukan efisiensi dalam proses kegiatan ekonomi.

"Kini menjadi pertanyaan kenapa hanya Solar yang diturunkan oleh Pemerintah, bukan Premium. Padahal masyarakat butuh energi murah untuk semua jenis," kata Enny di Jakarta, Minggu (11/10).

Enny Sri Hartati menilai kebijakan Presiden Jokowi yang hanya menurunkan harga jual Solar tidak mendapatkan sambutan positif dari masyarakat konsumen. Selain itu, pemerintah sekarang juga gagal memberikan stabilitas harga BBM. "Karena itulah yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan dunia usaha," ujar Enny.

Enny mendesak pemerintah untuk secara bertahap meningkatkan penggunaan gas sebagai bahan bakar. Selain murah, tren bisnis gas juga sedang dalam kondisi yang bagus. "Ini terbukti dari anak usaha Pertamina yang banyak, yang mampu memberikan kontribusi cukup besar adalah PT Pertamina Gas. Ini yang seharusnya mulai dikedepankan oleh Pertamina, jangan hanya BBM," pungkas Enny. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×