kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.757   18,00   0,10%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global, Indonesia tetap yakin tumbuh 5,3%


Selasa, 21 Januari 2020 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat kapal terlihat dari udara di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (14/01).


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Kedua, mendorong investasi yang berorientasi ekspor dan substitusi impor. Harapannya investasi meningkat, tenaga kerja banyak terserap, sehingga daya beli bertambah.

Untuk sampai ke sana, Iskandar bilang strategi pengikat investasi lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Omnibus Law Perpajakan diharapkan dapat menjadi suplemen penanaman modal dalam negeri dan asing. 

Baca Juga: Bursa Asia turun akibat penurunan rating Hong Kong dan prediksi ekonomi global

Di sisi lain, IMF mengingatkan pertumbuhan ekonomi India yang terkontraksi di tahun lalu akan menjadi basis pertumbuhan di tahun ini yang diramal akan memengaruhi perdagangan global. 

Menanggapi hal tersebut, Iskandar meyakini neraca perdagangan Indonesia akan terjaga lantaran mandatori biodiesel tiga puluh persen (B30%) yang efektif per 1 Januari 2020. Tak hanya itu, perbaikan current account deficit (CAD) lainnya yakni dengan mengaktifkan kembali PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×