kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global, Indonesia tetap yakin tumbuh 5,3%


Selasa, 21 Januari 2020 / 17:30 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat kapal terlihat dari udara di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (14/01).


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Kedua, mendorong investasi yang berorientasi ekspor dan substitusi impor. Harapannya investasi meningkat, tenaga kerja banyak terserap, sehingga daya beli bertambah.

Untuk sampai ke sana, Iskandar bilang strategi pengikat investasi lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Omnibus Law Perpajakan diharapkan dapat menjadi suplemen penanaman modal dalam negeri dan asing. 

Baca Juga: Bursa Asia turun akibat penurunan rating Hong Kong dan prediksi ekonomi global

Di sisi lain, IMF mengingatkan pertumbuhan ekonomi India yang terkontraksi di tahun lalu akan menjadi basis pertumbuhan di tahun ini yang diramal akan memengaruhi perdagangan global. 

Menanggapi hal tersebut, Iskandar meyakini neraca perdagangan Indonesia akan terjaga lantaran mandatori biodiesel tiga puluh persen (B30%) yang efektif per 1 Januari 2020. Tak hanya itu, perbaikan current account deficit (CAD) lainnya yakni dengan mengaktifkan kembali PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×