kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Ijin impor industri penggemukan sapi dihentikan


Rabu, 12 Agustus 2015 / 09:28 WIB
Ijin impor industri penggemukan sapi dihentikan


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan memutuskan mencabut ijin impor bagi indusri penggemukan sapi alias feedloter. Selanjutnya mereka akan memberikan ijin impor terbatas kepada Bulog.

Rahmat Gobel, Menteri Perdagangan mengatakan, keputusan tersebut diambil oleh pemerintah karena mereka kecewa dengan industri penggemukan sapi. "Sebelumnya ijin impor diberikan supaya mereka bisa ikut menjaga stabilitas harga, tapi ternyata mereka tidak bisa jalankan, makanya peran itu akan dikembalikan ke Bulog," katanya di Istana Negara Selasa malam (11/8).

Stabilitas harga daging sapi dalam seminggu belakangan terganggu. Harga daging sapi naik sampai ke kisaran Rp 150 ribu per kilogram.

Akibat kenaikan tajam harga daging sapi tersebut, pedagang daging sapi mogok berjualan. Gobel mengatakan, tingginya harga daging tersebut salah satunya dipicu oleh aksi industri penggemukan sapi yang menahan menjual produknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×