kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Ide penyatuan zona waktu dibawa ke rapat kabinet


Senin, 28 Mei 2012 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. BreadTalk menawarkan promo spesial Cakelebration. Dok: Instagram BreadTalk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana penyatuan wilayah Indonesia menjadi satu zona waktu masih dalam pembahasan. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, rencana itu akan dilaporkan dalam rapat kabinet nantinya.

Hatta belum bisa memastikan kapan akan dilakukan. Yang pasti, dia juga sedang menjaring dukungan dari masyarakat untuk merealisasikan rencana ini.

Asal tahu saja, Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) mengusulkan rencana penerapan satu zona waktu bagi seluruh wilayah Indonesia. Nantinya, tiga zona waktu Indonesia disatukan menjadi GMT + 8.

Hatta mengatakan, penyatuan zona waktu ini memberikan sejumlah manfaat positif ketimbang dari sisi negatifnya. Salah satunya adalah, percepatan waktu beroperasinya pasar modal dengan negara ASEAN lainnya. "Kemudian berkaitan dengan lalu lintas, penerapan energi semua lebih efektif jika kita terapkan penyatuan zona waktu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×