kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ide penyatuan zona waktu dibawa ke rapat kabinet


Senin, 28 Mei 2012 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. BreadTalk menawarkan promo spesial Cakelebration. Dok: Instagram BreadTalk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana penyatuan wilayah Indonesia menjadi satu zona waktu masih dalam pembahasan. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, rencana itu akan dilaporkan dalam rapat kabinet nantinya.

Hatta belum bisa memastikan kapan akan dilakukan. Yang pasti, dia juga sedang menjaring dukungan dari masyarakat untuk merealisasikan rencana ini.

Asal tahu saja, Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) mengusulkan rencana penerapan satu zona waktu bagi seluruh wilayah Indonesia. Nantinya, tiga zona waktu Indonesia disatukan menjadi GMT + 8.

Hatta mengatakan, penyatuan zona waktu ini memberikan sejumlah manfaat positif ketimbang dari sisi negatifnya. Salah satunya adalah, percepatan waktu beroperasinya pasar modal dengan negara ASEAN lainnya. "Kemudian berkaitan dengan lalu lintas, penerapan energi semua lebih efektif jika kita terapkan penyatuan zona waktu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×