kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ide penyatuan zona waktu dibawa ke rapat kabinet


Senin, 28 Mei 2012 / 17:14 WIB
ILUSTRASI. BreadTalk menawarkan promo spesial Cakelebration. Dok: Instagram BreadTalk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Rencana penyatuan wilayah Indonesia menjadi satu zona waktu masih dalam pembahasan. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, rencana itu akan dilaporkan dalam rapat kabinet nantinya.

Hatta belum bisa memastikan kapan akan dilakukan. Yang pasti, dia juga sedang menjaring dukungan dari masyarakat untuk merealisasikan rencana ini.

Asal tahu saja, Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) mengusulkan rencana penerapan satu zona waktu bagi seluruh wilayah Indonesia. Nantinya, tiga zona waktu Indonesia disatukan menjadi GMT + 8.

Hatta mengatakan, penyatuan zona waktu ini memberikan sejumlah manfaat positif ketimbang dari sisi negatifnya. Salah satunya adalah, percepatan waktu beroperasinya pasar modal dengan negara ASEAN lainnya. "Kemudian berkaitan dengan lalu lintas, penerapan energi semua lebih efektif jika kita terapkan penyatuan zona waktu," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×