kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

ICW: Adanya Dirdik baru tidak menjamin kinerja KPK


Minggu, 20 September 2015 / 16:39 WIB
ICW: Adanya Dirdik baru tidak menjamin kinerja KPK


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Indonesia Coruptions Watch (ICW) meragukan peningkatan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sementer II tahun ini akan membalik setelah diisinya posisi Direktur Penyidikan oleh Kombes Pol Aris Budiman.

"Tidak akan berubah, ini tergantung pimpinannya," kata Febri Hendri, Koordinator Investigasi ICW, kepada KONTAN, Minggu (20/9).

Hendri menambahkan, untuk meningkatkan kinerja lembaga anti rasuah tersebut harus ada contoh dari pimpinan untuk lebih berani mengambil langkah dan fokus mengusut perkara.

Sekadar mengingatkan, ICW baru mengeluarkan rilis yang menyatakan kinerja KPK mengalami penurunan pada semester I-2015.

Dalam tiga bulan pertama, KPK bahkan tidak melakukan aktivitas penanganan kasus. Alasannya, KPK disibukkan dengan upaya praperadilan yang diajukan oleh para tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK.

Pimpinan KPK  Indriyanto Seno Adji mengakui hal tersebut. "Memang kinerja kami  turun sebagai akibat adanya konflik kelembangaan antara KPK dengan Polri," jelasnya kepada KONTAN, Minggu (20/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×