kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

ICW: Adanya Dirdik baru tidak menjamin kinerja KPK


Minggu, 20 September 2015 / 16:39 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Indonesia Coruptions Watch (ICW) meragukan peningkatan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada sementer II tahun ini akan membalik setelah diisinya posisi Direktur Penyidikan oleh Kombes Pol Aris Budiman.

"Tidak akan berubah, ini tergantung pimpinannya," kata Febri Hendri, Koordinator Investigasi ICW, kepada KONTAN, Minggu (20/9).

Hendri menambahkan, untuk meningkatkan kinerja lembaga anti rasuah tersebut harus ada contoh dari pimpinan untuk lebih berani mengambil langkah dan fokus mengusut perkara.

Sekadar mengingatkan, ICW baru mengeluarkan rilis yang menyatakan kinerja KPK mengalami penurunan pada semester I-2015.

Dalam tiga bulan pertama, KPK bahkan tidak melakukan aktivitas penanganan kasus. Alasannya, KPK disibukkan dengan upaya praperadilan yang diajukan oleh para tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK.

Pimpinan KPK  Indriyanto Seno Adji mengakui hal tersebut. "Memang kinerja kami  turun sebagai akibat adanya konflik kelembangaan antara KPK dengan Polri," jelasnya kepada KONTAN, Minggu (20/9).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×