kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Hotman Paris soroti kebijakan vaksinasi mandiri yang berlaku Senin (12/7) besok


Minggu, 11 Juli 2021 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Pengacara Hotman Paris Hutapea saat menjadi pembicara di acara web binar Era Ascot Talk Show Hukum Restrukturisasi dan Kepailitan yang di gelar Jumat 31 Juli 2020 siang.


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

Kedua, Hotman Paris mengusulkan agar pemerintah segera mengimplementasikan rencana kebijakan menggelar program pengampunan pajak atau tax amnesty jilid II.

"Sudah sebulan lebih surat Presiden dikirimkan ke DPR tapi belum ada kabar," kata Hotman Paris.

Karena itulah Hotman Paris meminta pemerintah agar segera mengumumkan Tax Amnesty jilid II, karena negara sedang perlu uang untuk mengatasi pandemi corona ini.

Baca Juga: Hasil survei serologi: 4,7 juta penduduk pernah positif corona di Jakarta

"Karena negara butuh uang, mohon segera tax amnesty julid II di golkan," terang Hotman Paris

Selain itu Hotman Paris juga mengusulkan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar segera membuka kesempatan impor semua jenis vaksin, agar bisa di beli oleh masyarakat secara luas.

"Tidak hanya di apotek dan klinik Kimia Farma, tapi semua apotek dan klinik," kata Hotman Paris Hutapea.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×