kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.567   14,00   0,08%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hore, Presiden akan launching insentif Rp 600.000 pekerja bergaji Rp 5 juta, besok


Rabu, 26 Agustus 2020 / 17:32 WIB
ILUSTRASI. Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menyampaikan penjelasan terkait program subsidi pemerintah kepada pekerja dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Dirut BPJS Ketenagakerjaan dan DPR Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2020). RDP t


Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah memastikan, program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 600.000  ke para pekerja bergaji Rp 5 juta akan resmi dilaunching Kamis (27/8) besok. 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memimpin launching bantuan tersebut. “Ini berupa subsidi gaji atau upah, Presiden diagendakan akan melaunching besok, 27 Agustus,” ujar Ida dalam rapat bersama Komisi IX, Rabu (26/8).

Kementerian Tenaga Kerja kini mempersiapkan administrasi untuk proses transfer bantuan tahap pertama yang direncanakan pada akhir Agustus ini.  Transfer akan dilaksanakan per gelombang per minggu.

Kemnaker mengaku telah menarima data 2,5 juta rekening calon penerima bantuan dari BP Jamsostek pada 24 Agustus lalu.

Pemerintah  mengalokasikan anggaran sebesar Rp37,8 triliun untuk program baru tersebut. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 15,7 juta pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 5 juta serta terdaftar pada BP Jamsostek. Subsidi ini akan diberikan setiap 2 bulan atau setiap pembayaran sebesar Rp1,2 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×