kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

HKTI minta KPK usut dugaan rente & korupsi bawang


Sabtu, 16 Maret 2013 / 13:57 WIB
ILUSTRASI. Realme C11


Reporter: Rika Theo |

JAKARTA. Sekjen Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Fadli Zon meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri adanya rente dan indikasi korupsi dalam impor bawang putih. Menurutnya, inilah yang melambungkan harga bawang di pasar.

"Perburuan rente ini dampaknya merugikan rakyat. Perlu ada enforcement dari KPK untuk menelusuri," ujar Fadli Zon dalam dialog Polemik bertajuk 'Bawang, antara Cerita dan Derita' yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2013).

Menurut Fadli Zon, ada dugaan faktor sengaja dalam keterlambatan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian.

"Seharusnya Januari kan selesai, tapi Maret ini baru selesai. Kenapa terlambat? Ini tanda tanya karena ini menyangkut siapa yang mendapat alokasi," kata Politisi Gerindra ini.

Soal keterlambatan RIPH pun diakui oleh Ketua Komisi IV DPR RI, M Romahurmuziy. Ia mengatakan, RIPH merupakan pangkal masalah kelangkaan bawang putih menyebabkan harga naik di pasar.

"Sebelum Juni 2012 saat belum RPIH yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan, tidak ada krisis harga produk hortikultura," kata Romi, sapaan akrab politisi PPP ini, ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Sabtu (16/3/2013).

( Imanuel Nicolas Manafe /Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×