kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Hidupkan kembali TPPI, pemerintah siapkan skema penyelesaian utang TPPI


Senin, 06 Agustus 2018 / 13:38 WIB
ILUSTRASI. Trans Pacific Petrochemical Indotama


Reporter: Sinar Putri S.Utami | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana menghidupkan kembali dan mengoptimalkan kilang Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Maka itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil sejumlah menteri untuk rapat internal di Kantor Wakil, Senin siang (6/8).

Adapun menteri yang dipanggil itu adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Plt Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

Usai rapat tersebut, Sri Mulyani mengatakan, pemerintah telah sepakat menghidupkan lagi TPPI. "TPPI yang selama ini dimiliki oleh pemerintah karena merupakan warisan dari masa lalu dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan disitu ada kepemilikan pemerintah dan Pertamina," ungkapnya di Kantor Wapres.

Salah satu yang dibahas yakni bagaimana pemerintah menyelesaikan permasalahan masalah utang piutang TPPI dan kepemilikan sahamnya. "Jika sudah clear, perusahaan bisa berjalan," katanya.

Sekadar tahu saja, alasan menghidupkan TPPI ini karena saat ini industri petrokimia merupakan salah satu industri yang penting dan sangat strategis bagi perekonomian nasional. Apalagi, industri petrokimia menjanjikan untuk dikembangkan terutama terkait ekspor. "Jadi tadi kami membahas mekanisme antara pemerintah dengan Pertamina bagaimana pelaksanaannya dari TPPI," kata Sri Mulyani.

Sementara itu ditempat yang sama, Issa Rahmatawata, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan masih belum tahu skema apa yang akan digunakan untuk menyelesaikan utang-utang TPPI tersebut.

"Bagaimana menyelesaikannya. Nanti dalam waktu segera akan diundang Pak Menko," tambah dia. Sehingga nantinya, perusahaan-perusahaan petrokimia yang di TPPI Grup bisa beroperasi penuh dan menghasilkan devisa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×