CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Hatta : Jika timbulkan distorsi, pembatasan BBM subsidi bisa batal


Rabu, 09 Februari 2011 / 15:37 WIB
ILUSTRASI. Proses Pengolahan Baja di PT Krakatau Steel Cilegon


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah sudah menargetkan pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada 1 April mendatang. Namun, pelaksanaannya tergantung hasil kajian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, kajian Kementerian ESDM itu mengenai kondisi dan dampak sosial atas pemberlakuan pembatasan BBM subsidi. Menurutnya, pemerintah bisa berubah pikiran jika pemberlakuan pembatasan BBM bersubsidi menimbulkan inflasi dan distorsi besar terhadap perekonomian. "Kan ini semuanya untuk perekonomian kita untuk kesejahteraan dan keadilan," katanya, Rabu (9/2).

Hatta belum tahu kapan kajian Kementerian ESDM itu akan selesai. Dia meminta wartawan bertanya langsung ke Menteri ESDM Darwin Z. Saleh.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyampaikan pembatasan BBM bersubsidi berlaku 1 April mendatang. Beberapa kalangan berpendapat pemberlakuan kebijakan ini bakal menggenjot inflasi. Sebut saja Kepala Riset Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa menghitung pembatasan BBM bersubsidi itu bisa menyumbang inflasi sebesar 1,5% jika desainnya tidak tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×