kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Hatta: Defisit RAPBN 2011 cukup 1,7%


Sabtu, 11 September 2010 / 07:30 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian optimistis, asumsi RAPBN 2011 yang menetapkan defisit anggaran 1,7% dari produk domestik bruto (PDB), sudah dapat mendorong pertumbuhan di atas 6%.

Karena itulah, Hatta mengaku tidak sependapat dengan adanya usulan dari Komite Ekonomi Nasional agar pemerintah menaikkan asumsi defisit anggaran hingga sebesar 3%. "Defisit 1,7% karena pemerintah masih memperhitungkan risiko-risiko dari masih belum pulihnya keadaan ekonomi di Eropa dan sebagainya. Kita ingin APBN lebih prudent," ucap Hatta di sela acara open house Hari Raya Lebaran, Jumat (10/9).

Menurut Hatta, pemerintah berkaca kasus yang melanda sejumlah negara Eropa dengan kebijakan defisit tinggi namun pada saat krisis ekonomi melanda Yunani, mereka pun ikut terkena imbasnya. Imbas yang dimaksud, negara-negara itu terancam tidak mampu membayar utangnya sendiri.

Soal adanya kabar defisit anggaran sengaja ditekan karena pemerintah kesulitan mencari sumber pembiayaan, hal ini pun dibantah olehnya. "Yang mau membiayai kita banyak sekali. Indonesia negara yang mendekati investment grade, uang itu bukan suatu kendala bagi kita untuk mendapat pinjaman," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×