kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Hatta: Defisit RAPBN 2011 cukup 1,7%


Sabtu, 11 September 2010 / 07:30 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Perekonomian optimistis, asumsi RAPBN 2011 yang menetapkan defisit anggaran 1,7% dari produk domestik bruto (PDB), sudah dapat mendorong pertumbuhan di atas 6%.

Karena itulah, Hatta mengaku tidak sependapat dengan adanya usulan dari Komite Ekonomi Nasional agar pemerintah menaikkan asumsi defisit anggaran hingga sebesar 3%. "Defisit 1,7% karena pemerintah masih memperhitungkan risiko-risiko dari masih belum pulihnya keadaan ekonomi di Eropa dan sebagainya. Kita ingin APBN lebih prudent," ucap Hatta di sela acara open house Hari Raya Lebaran, Jumat (10/9).

Menurut Hatta, pemerintah berkaca kasus yang melanda sejumlah negara Eropa dengan kebijakan defisit tinggi namun pada saat krisis ekonomi melanda Yunani, mereka pun ikut terkena imbasnya. Imbas yang dimaksud, negara-negara itu terancam tidak mampu membayar utangnya sendiri.

Soal adanya kabar defisit anggaran sengaja ditekan karena pemerintah kesulitan mencari sumber pembiayaan, hal ini pun dibantah olehnya. "Yang mau membiayai kita banyak sekali. Indonesia negara yang mendekati investment grade, uang itu bukan suatu kendala bagi kita untuk mendapat pinjaman," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×