kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.045.000   -77.000   -2,47%
  • USD/IDR 16.919   17,00   0,10%
  • IDX 7.577   -362,70   -4,57%
  • KOMPAS100 1.058   -52,77   -4,75%
  • LQ45 772   -33,15   -4,11%
  • ISSI 268   -15,46   -5,46%
  • IDX30 410   -16,83   -3,94%
  • IDXHIDIV20 502   -16,39   -3,16%
  • IDX80 119   -5,62   -4,51%
  • IDXV30 136   -4,86   -3,45%
  • IDXQ30 132   -4,99   -3,63%

Hati-Hati, Ada Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat Tahun Ini


Kamis, 06 Juli 2023 / 15:22 WIB
Hati-Hati, Ada Potensi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat Tahun Ini
ILUSTRASI. Suasana gedung perkantoran di Jakarta, Senin (25/4/2022). Lembaga pemeringtkat S&P Global mewanti-wanti kemungkinan perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga pemeringtkat S&P Global mewanti-wanti kemungkinan perlambatan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023.

Dari hitungan S&P Global, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini mentok di 4,8% yoy. Melambat dari capaian 5,31% yoy pada tahun 2022.

Dalam laporan edisi Juli 2023, lembaga tersebut mengungkapkan potensi perlambatan pertumbuham ekonomi Indonesia ini seiring dengan melemahnya permintaan ekspor Indonesia dan normalisasi kondisi dalam negeri.

S&P Global menyebut perlambatan ekspor disebabkan kondisi ekonomi global yang menekan harga komoditas unggulan ekspor Indonesia.

Kondisi ini akan membuat permintaan negara mitra dagang Indonesia melemah. Sehingga, baik nilai maupun volume ekspor Indonesia akan berkurang pada tahun ini.

Baca Juga: S&P Mempertahankan Peringkat Utang Indonesia di BBB dengan Outlook Stabil

Meski begitu, S&P melihat ada kekuatan yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester II-2023.

Ini datang dari jelang pemilihan umum 2024. Pemilu ini akan mendorong konsumsi rumah tangga pada paruh kedua tahun ini sehingga menjadi kekuatan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, kondisi inflasi yang makin melandai juga menambah potensi makin kuatnya konsumsi masyarakat.

Asal tahu saja, inflasi pada bulan Juni 2023 sebesar 3,52% yoy atau menurun dari 4,00% yoy pada bulan sebelumnya.

Selain sudah berada di kisaran sasaran BI yang sebesar 2% yoy hingga 4% yoy, inflasi pada bulan lalu merupakan yang terendah sejak 14 bulan terakhir.

Baca Juga: Jika Rusia-Ukraina Berdamai, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diproyeksi Capai 5,7%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×