kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Hasto: Pemilu Masih Jauh, PDI-P Fokus Kerja untuk Rakyat


Minggu, 15 Februari 2026 / 13:40 WIB
Hasto: Pemilu Masih Jauh, PDI-P Fokus Kerja untuk Rakyat
ILUSTRASI. Hasto Kristiyanto hadiri Kongres ke-6 PDI Perjuangan ( ANTARA FOTO/Monang Sinaga) Sekjen PDI-P sebut pihaknya tidak ingin terjebak dalam demokrasi elektoral semata, meski mulai bermunculan survei elektabilitas Pemilu 2029.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto menegaskan pihaknya tidak ingin terjebak dalam demokrasi elektoral semata, meski mulai bermunculan survei elektabilitas menuju Pemilu 2029. 

“Yang penting sekarang kerja untuk rakyat dulu. Pemilu masih jauh,” ujar Hasto, di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (15/2/2026). 

Hasto menilai, demokrasi seharusnya dimaknai secara lebih substansial, yakni menghadirkan keadilan sosial dan menjawab persoalan konkret yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar perbincangan angka elektabilitas. 

“Jangan dibawa demokrasi ini elektoral, lalu setiap hari hanya berbicara tentang pemilihan. Lebih baik kita bicara demokrasi substansial, demokrasi untuk rakyat,” kata dia. 

Ia mencontohkan persoalan kemanusiaan yang masih terjadi di berbagai daerah, salah satunya kasus seorang anak sekolah di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disebutnya bunuh diri karena tidak mampu membeli alat tulis.

Baca Juga: Jaga Defisit di Bawah 3%, IMF Sarankan RI Naikkan Tarif Pajak Karyawan Bertahap

“Kita lihat apa yang terjadi di NTT, ada anak sekolah yang harus bunuh diri karena tidak bisa membeli alat tulis. Itu pukulan kemanusiaan kita, tamparan buat kita semuanya,” ujar Hasto. 

Menurut Hasto, tragedi tersebut seharusnya menjadi pengingat bahwa tugas utama partai politik adalah hadir di tengah rakyat dan membantu mengatasi persoalan dasar, seperti akses pendidikan dan kehidupan yang layak. 

Ia menegaskan, PDI Perjuangan memilih mengarahkan energi politiknya untuk kerja-kerja konkret di lapangan dibanding membangun narasi elektoral jangka panjang.

Hasto menambahkan, demokrasi yang sehat bukan hanya diukur dari kompetisi pemilu, tetapi dari sejauh mana negara dan partai politik mampu menjamin hak-hak dasar warganya. 

“Partai juga harus bergerak turun ke bawah untuk ikut mengatasi masalah-masalah itu,” kata Hasto.

Baca Juga: IMF: Indonesia Bisa Naikkan Investasi Publik Tanpa Langgar Batas Defisit 3%

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/15/13311911/hasto-sebut-pemilu-masih-jauh-pdi-p-fokus-kerja-untuk-rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×