kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Hartati: Tidak ada suap demi Tuhan


Rabu, 11 Juli 2012 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Proyek pembangunan apartemen Collins Boulevard yang dikembangkan Triniti Land


Reporter: Dina Farisah | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Direktur PT Hardaya Inti Plantation Siti Hartati Murdaya membantah memberikan suap kepada Bupati Buol Amran Batalipu dalam pengurusan hak usaha perkebunan. Dia bersumpah atas nama Tuhan.

"Tidak ada suap. Demi Tuhan, saya orang beragama. Nggak bohong deh," tutur Hartati usai melakukan pencoblosan di TPS 01 Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (11/7).

Sebagai direktur utama, Hartati mengaku tidak tahu menahu urusan harian perusahaan termasuk penandatanganan dokumen. Menurutnya, tandatangan bukan bagian dari tugasnya.

Hingga saat ini, Hartati mengaku belum menerima panggilan resmi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus tersebut. Dia menyatakan siap dipanggil KPK.

Seperti diketahui, KPK telah melarang Hartati bepergian ke luar negeri. Pencekalan ini terkait dugaan suap yang melibatkan perusahaan Hartati terhadap Amran.

KPK telah menetap dua petinggi Hardaya Inti Plantation yakni Gondo Sudjono dan Yani Anshori sebagai tersangka. Mereka diduga telah memberikan uang pelicin sebesar Rp 3 miliar kepada Amran untuk memuluskan pengurusan hak guna usaha perusahaan perkebunan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×