kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 0,00%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Hari Ini, Kurator Rapat dengan TPI


Kamis, 05 November 2009 / 08:46 WIB
Hari Ini, Kurator Rapat dengan TPI

Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Proses pemberesan harta pailit PT Citra Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) oleh tim kurator terus berjalan. Rencananya, Kamis ini (5/11), untuk pertama kalinya tim kurator akan mulai rapat dengan kreditur TPI. Ini adalah bagian proses pendaftaran dan pencocokan tagihan utang setiap kreditur.

Selain itu, "Rapat ini menjadi media perkenalan awal antara kurator, kreditur dan direksi TPI," kata Safitri Hariyani, salah satu kurator TPI, Rabu (4/11). Dalam rapat itu, kurator akan memberikan beberapa penjelasan mengenai proses pemberesan harta pailit TPI. Dengan demikian, saat proses verifikasi, kurator dapat langsung melakukan pengecekan kreditur terdaftar sekaligus jumlah tagihannya.

Dalam rapat hari ini, kreditur TPI juga bisa mengajukan tagihan beserta bukti yang cukup. Tim kurator memberikan waktu pendaftaran tagihan itu hingga 12 November nanti. "Kalau melewati batas waktu itu, kami tidak akan mencatatnya sebagai pihak yang mempunyai klaim kepada TPI," tegas Safitri.

Yang menarik, PT Media Nusantara Citra (MNC), induk usaha TPI, memastikan tidak akan hadir dalam rapat. Alhasil, mereka bisa kehilangan hak tagih utangnya kepada TPI. " Kalau kami hadir, artinya bertentangan dengan upaya kasasi untuk menolak putusan pailit," tegas Poltak Siagian, kuasa hukum MNC.

MNC merupakan salah satu kreditur TPI. Di sana, perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo ini memiliki piutang sebesar Rp 195,109 miliar. Selain itu, TPI juga berutang sebesar Rp 155,5 miliar kepada MNC BV. Selain grup MNC, TPI juga berutang kepada Crown Capital Global Limited sebesar US$ 53 juta, Asian Venture Finance Limited US$ 10,325 juta, PT U Finance Indonesia Rp 274,077 juta, Yayasan TVRI Rp 2,991 miliar dan Ditjen Pajak Rp 5 miliar.

Catatan saja, TPI pailit setelah digugat Crown Capital. Safitri bilang, sampai detik ini, beberapa nama kreditur telah mendaftarkan diri ke tim kurator. Salah satunya adalah Ditjen Pajak.

Berbeda dengan MNC, manajemen TPI memastikan akan hadir di rapat perdana itu. Marx Andryan, kuasa hukum TPI bilang, langkah ini untuk mementahkan tudingan bahwa direksi TPI tidak kooperatif. Hanya, Marx meminta jaminan tim kurator agar berbagai dokumen yang mereka berikan tidak bocor. "Kalau bocor, kami akan laporkan secara pidana," tegasnya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×