kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hari ini, fit and proper test Deputi Gubernur BI


Senin, 01 Juli 2013 / 07:26 WIB
ILUSTRASI. Kemenkes bilang kedatangan pelaku perjalanan luar negeri dari Arab Saudi jadi penyumbang terbanyak kasus varian Omicron.


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Keuangan DPR hari ini (1/7) akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan untuk memilih Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia pengganti Muliaman A. Hadad. Seleksi tersebut akan dilakukan terhadap tiga calon yaitu asisten Deputi Gubernur BI Mulya Siregar, Direktur Departemen Pengelolaan Moneter Hendar, Direktur Eksekutif Pengelolaan Devisa BI Tresna W. Suparyono.

"Betul nanti ada seleksi, calonnya ada 3 orang," kata Ketua Komisi XI DPR Izederik Emir Moeis kepada Kontan, Minggu (1/7).

Seleksi itu rencananya akan digelar pukul 10.00 WIB. Diantara nama yang akan diseleksi, Hendar bukanlah calon baru yang diusulkan Presiden.

Sebelumnya, ia pun pernah memperebutkan kursi Deputi Guberbur BI bersama Perry Warjiyo pad Maret untuk menggantikan Hartadi A. Sarwono. Namun meski demikian, Emir menyebut belum tentu langkah Hendar menjadi lebih mulus pada seleksi kali ini.

"Memang banyak teman-teman yang dukung, tapi hasil akhirkan apa kata 56 orang anggota," urainya.

Sekedar catatan, Muliaman Hadad terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan lalu. Ia berhasil menggeser mantan Deputi Gubernur BI Achjar Iljas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×