kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Harga Plastik Naik 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus Untuk Industri


Senin, 27 April 2026 / 17:24 WIB
Harga Plastik Naik 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus Untuk Industri
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah akan segera membahas rencana pemberian stimulus bagi industri yang terdampak kenaikan harga plastik. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembahasan tersebut akan dilakukan dalam rapat bersama tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Ekonomi Nasional yang dijadwalkan pada Selasa (28/4/2026) di kantor Kemenko Perekonomian bersama dengan para pelaku usaha.

Diketahui, harga plastik di Indonesia per April 2026 mengalami kenaikan signifikan, bahkan melonjak hingga 80%—100% akibat krisis global dan kenaikan biaya bahan baku impor. Biji plastik PP menembus angka Rp 66.900—Rp 102.900/kg, sementara plastik HD naik hingga Rp 50.000/kg, berdampak pada lonjakan biaya operasional industri, terutama UMKM. 

Baca Juga: Reshuffle Dinilai Bisa Ganggu Investasi, Tapi Buka Peluang Tata Kelola Lebih Baik

“Besok kita akan bahas rapat dengan tim satgas di sini. Satgas percepatan ekonomi nasional termasuk debottlenecking,” ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).

Airlangga menyebut, rapat tersebut akan fokus pada upaya mencari solusi bagi pelaku usaha yang terdampak lonjakan harga bahan baku plastik. Namun demikian, ia belum merinci bentuk stimulus yang akan diberikan pemerintah. “Tunggu besok akan dibahas,” katanya.

Kenaikan harga plastik belakangan menjadi perhatian karena berpotensi menekan biaya produksi sejumlah sektor industri, terutama yang bergantung pada bahan baku tersebut. Pemerintah pun tengah mengkaji langkah strategis agar dampaknya terhadap dunia usaha dan perekonomian dapat diminimalkan.

Kenaikan harga plastik memengaruhi bisnis makanan ringan mengingat penggunaan kemasan yang mayoritas masih mengandalkan material plastik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×