Reporter: Hervin Jumar | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga rata-rata pangan nasional pada 5 Januari 2026 menunjukkan pergerakan beragam dibandingkan sehari sebelumnya.
Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat, kenaikan paling tajam terjadi pada jagung tingkat peternak yang melonjak Rp113 atau 1,65% menjadi Rp6.953 per kg, mengindikasikan tekanan pasokan bahan baku pakan ternak di awal tahun.
Di sisi protein hewani, daging kerbau segar lokal naik signifikan Rp1.532 (1,10%) ke level Rp141.000 per kg, sementara daging kerbau beku impor juga terkerek 0,87% menjadi Rp108.131 per kg. Daging sapi murni turut menguat meski terbatas, naik 0,36% ke Rp136.469 per kg.
Sebaliknya, komoditas hortikultura mengalami koreksi harga. Cabai merah besar mencatat penurunan terdalam, anjlok Rp2.267 atau 5,29% ke Rp40.622 per kg, diikuti cabai merah keriting yang turun 2,80% dan bawang merah yang melemah 2,06%.
Baca Juga: Wisatawan Indonesia Semakin Rajin Keliling Dunia, Malaysia Jadi Destinasi Favorit
Untuk bahan pokok, beras premium naik tipis 0,09% ke Rp15.525 per kg, sementara beras medium dan beras SPHP masing-masing turun 0,15% dan 0,26%. Harga telur ayam ras melemah 0,59%, daging ayam ras turun 1,15%, dan gula konsumsi terkoreksi 0,32%.
Sementara itu, harga minyak goreng bergerak terbatas. Minyak goreng kemasan naik 0,20%, sedangkan minyak goreng curah dan Minyakita masing-masing turun 0,82% dan 0,23%.
Secara keseluruhan, pola harga pangan awal Januari menunjukkan siklus musiman tahunan. Tekanan harga menguat menjelang hari besar dan libur panjang, lalu mulai mereda saat konsumsi kembali normal. Ke depan, harga pangan diperkirakan tetap dinamis, tetapi tekanannya cenderung lebih rendah dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru.
Selanjutnya: Nicolas Maduro: Dari Sopir Bus hingga Diciduk AS dan Tumbang dari Kekuasaan Venezuela
Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













