kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga Cabai Naik, DPR Panggil Mendag dan Mentan


Kamis, 22 Juli 2010 / 14:56 WIB
Harga Cabai Naik, DPR Panggil Mendag dan Mentan


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kenaikan harga cabai sampai juga ke parlemen. Para wakil rakyat ini akan memanggil Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan Menteri Pertanian Suswono untuk meminta penjelasan kenapa harga cabai di pasaran bisa melonjak.

DPR berasumsi kenaikan harga cabai bukanlah kesalahan musim dan cuaca. Namun, faktor yang penting adalah karena kedua menteri itu gagal menjalankan tugasnya. “Musim tidak bisa disalahkan,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima, kemarin.

Agenda pemanggilan kedua menteri itu sudah masuk dalam rapat komisi. “Waktunya belum jelas, tapi secepatnya akan diagendakan,” kata Aria.

Aria bilang, mestinya Mendag dan Mentan bekerjasama untuk meminimalisir kenaikan harga tersebut. Mentan harus bisa menjaga agar tidak terjadi gagal panen. “Kita memiliki Badan Meteorologi dan Geofisikan (BMG) yang bisa memprediksi cuaca. Mestinya, Mentan bekerjasama dengan BMG agar petani cabai tidak terimbas cuaca,” kata Aria.

Adapun Kementrian Perdagangan bertanggungjawab terhadap pascapanen. Ini meliputi distribusi dan penyimpanan. “Kalau distribusinya benar, tentu tidak ada kenaikan harga Rp 55.000 per kg di Balikpapan, sedang di daerah lain masih Rp 30.000 per kg,” kata Aria.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×