kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Harga Beras Mahal, Ini Penyebebnya Menurut Badan Pangan Nasional


Senin, 03 April 2023 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Produksi beras turun sejak tahun lalu buat harga beras mahal. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan penurunan produksi beras sejak tahun 2022 menjadi sebab dari kenaikan harga beras belakangan ini. 

"Kenapa harga beras masih tinggi?  Jadi di 6 bulan terakhir mulai Agustus 2022 sampai Januari ini kita memang produksinya di bawah kebutuhan bulanan yaitu 2,5 juta ton," kata Arief saat Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Senin (3/4). 

Bahkan Arief menjelaskan bahwa untuk mendapatkan surplus beras, produksi beras harus bisa di atas 2,5 juta ton. Sebab, kebutuhan bulanan masyarakat Indonesia mencapai 2,5 juta ton.

Baca Juga: 492.863 Ton Beras Impor Masuk, Bapanas: Tidak Rusak Harga Beras di Tingkat Petani

Maka saat produksi beras menurun maka akan berdampak pada penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Bulog yang tidak maksimal. Sehingga Bulog tidak dapat melakukan intervensi harga beras di pasar. 

Lebih lanjut Arief mengatakan pada Januari-April 2023 produksi beras berdasarkan data BPS mulanya mencapai 13,37 juta. Namun pada hitungan terakhir produksi beras pada bulan April akan terkoreksi sebanyak 420 ribu ton. 

"Kalau masuk ke Mei kita diproyeksikan akan minus 430 ribu ton lagi, ini merupakan data BPS amatan terakhir Februari lalu," kata Arief. 

Baca Juga: Minipis! Kini Cadangan Beras yang Dikuasai Perum Bulog Tinggal 245.223 Ton

Asal tahu saja, Harga beras terpantau masih bergerak naik, meski sedang musim panen raya. 

Berdasarkan Sistem Pasar dan Kebutuhan Pokok (SPKP) Kementerian Perdagangan Senin (3/4) tercatat, harga beras premium naik menjadi Rp13.900/ kg dari sebelumnya Rp.13.800/kg dan beras medium naik menjadi Rp12.100/kg dari sebelumnya Rp. 12.000/kg. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×